Perangkat Lunak Jaringan - Materi 10
Manajemen User
Manajemen User, merupakan salah satu tugas dari
Administrator adalah membuat User baru, membuat hak aksesnya. Membuat user
baru, agar user baru bisa login ke dalam sistem operasi yang digunakan
Untuk
melihat daftar user bisa di lihat dalam File/etc/passwd, di dalam terdapat beberapa informasi mengenai
username, password, User ID, group ID, deskripsi, direktori name dan shell,
yang digunakan user tersebut, yang di pindahkan dengan tanda “:” (Ttitik dua) pada setiap barisnya.
File/etc/passwd
merupakan file yang berisi informasi mengenasi user dan mempunyai
format teks ASCII. File ini dapat di baca oleh seluruh User, tetapi hanya dapat
di ubah oleh Super User. Setiap baris memiliki seorang User yang terdiri dari 7
Kolom yang di batasi oleh “:” (Titik dua), Berisi informasi sebagai
berikut :
·
Username : nama user
yang diketik saat login sistem
·
Password : berisi
password yang dienkripsi (atau x bila shadow password digunakan
·
User ID(UID) :
bilangan numeric yang ekuivalen dengan username yang menjadi acuan sistem
·
Group ID(GID):
bilangan numeric yang ekuivalen dengan nama group primer yang menjadi acuan
sistem
·
GECOS : nama histori,
kolom GECOS[1] bersifat opsional dan digunakan untuk menyimpan informasi
tambahan (seperti nama lengkap user)
·
Home directory: path
absolute untuk home directory dari user
·
Shell : program yang
otomatis dijalankan bila user login. Berupa command interpreter (biasanya
disebut shell)
File/etc/group Berisi informasi menggenai
Group dimana user tergabung sepertinya File/etc/passwd, File/etc/group juga dapat di baca oleh seluruh user. Setiap
baris mewakili setiap group, yang terdiri dari 4 kolom yang di batasi Titik dua
(“:”) Berisi informasi sebagai
berikut :
·
Group
name — nama group.
·
Group password — Bila diset mengijinkan user yang bukan bagian dari group
bergabung
ke dalam group dengan menggunakan printah newgrp dan mengetikkan password. Jika
lebih kecil dari x, maka shadow group password digunakan.
·
Group ID
(GID) — Bilangan numerik yang ekuivalen dengan group name.
·
Member
list — daftar user yang menjadi milik group
File/etc/Shadow digunakan apabila sistem Linux anda menerapkan
Fasilitas Shadow password. File ini hanya bisa dibaca dan diubah oleh Root. Kolom
pada setiap baris berisi informasi sebagai berkut :
·
Username: Nama yang akan dimasukkan ketika login,
berupa alfanumerik
·
Password : Berisi password
dalam bentuk terenkripsi, apabila berisi ! atau * berarti account sedang di-disable
·
Date password last change : Jumlah hari terakhir kali password diganti
·
Number of day before password Can be change : Minimum
hari sebelum password boleh diganti
·
Number of day before password change is required : Jumlah sebelum password harus di ganti
·
Number of day warnig before password change : Jumlah hari
dimana peringatan akan di tampilkan sebelum password harus diganti
·
Number of day before account is disable : Jumlah hari
setelah expire sebelum account di-disable
·
Date since the account has been disable : Jumlah hari
sejak account di-disable
·
A reserved field : Kolom cadangan. Tidak digunakan
File/etc/gShadow digunakan apabila
sistem Linux anda menerapkan sistem fasilitas Shadow
Password. File ini hanya bisa dibaca dan diubah oleh
root. Kolom pada setiap baris berisi informasi sebagai Berikut :
·
Group name : Berisi nama grup
·
Password : Biasanya di kosongkan, bila di isi dalam
bentuk terenkripsi
·
GID : Group ID
·
Member List : Berisi daftar user yang tergabung dalalm
grup
Ada 2 cara untuk membuat User :
1.
Secara Manual
2.
Dengan Aplikasi Yang Ada
Cara untuk membaut user melalui Command Line atau biasa
di seut Text Based
Untuk membuat User secara Manual ada beberapa Tahapan
yang harus di lakukan Administrator :
1.
Mengubah File/etc/passwd
2.
Mengubah File/etc/group
3.
Mengubah File/etc/Shadow
4.
Membuat Direktori User pada /Home/…
5.
Mengubah Kepemilikan Direktori /Home/… untuk Owner
menggunakan Chown
6.
Mengubah Kepemilikan Direktori /Home/…untuk Group menggunakna
chgrp
7.
Copy file.bash * yang ada pada root
8.
Mengubah kepemilika file, bash* untuk owner menggunakan
Chown
9. Mengubah kepemilika file, bash* untuk Group menggunakna
chgrp
10. Membuat
Password untuk User Tersebut
11. Login
Lalu setelah itu kita membahas
tentag kesan dan pesan pada Lab dan Aslab OS
Kesan : belajar Perangkat
Lunak Jaringan di Lab Open Source sangat menyenangkan, kita bisa memhami suatu
Sistem Operasi dari sudut panadang yang berbeda, ya itu si server atau si Adimistrator
dan banyak lagi, bahkan kita juga bisa membuat suatu atauran di sistem operasi
kita sendiri, di bantu dengan Kakak kakak, AsLab yang ramah dan menggajar
dengan penuh perhatian. Membuat Matkul ini sangat bagus untuk di dalami
Pesan
: Harapnya untuk Lab dan AsLab OS, tetap mengajar dan
memberikan pemahaman serta ilmu yang mudah di pahami, dan peningkatan fasilitas
ke yang lebih baik.
Link Kampus : https://sttpln.ac.id/
Link Pretest : https://sttpln-my.sharepoint.com/personal/hafizh1731336_sttpln_ac_id/_layouts/15/onedrive.aspx?slrid=33f9a79e-b08e-7000-99c3-cc3d222a8558&id=%2fpersonal%2fhafizh1731336_sttpln_ac_id%2fDocuments%2fPretest+PLJ&FolderCTID=0x012000BD7A543031AC244FA35EFBCE8D4680F7
Hafizh Bagus Prasetyo😎
201731336
Daftar Pustaka :
Sumber Dari Laporan

Comments
Post a Comment